Indramayu Kota Wisata, Surga Baru Traveler

2 comments 10178 views
Tugu Mangga Indramayu, simbol Indramayu Kota wisata

Tugu Mangga, salah satu destinasi Indramayu Kota Wisata

Pernahkah kalian berkunjung dan menjelajah kabupaten Indramayu? Mungkin sebagian orang mengenal Indramayu karena dilalui jalur pantai utara (Pantura) Jawa. Tak sedikit dari mereka hanya sekedar lewat, tanpa pernah menyadari berbagai potensi wisata terbaik ada di dalamnya. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Indramayu mewacanakan “Indramayu Kota Wisata” sebagai ajang promosi potensi wisata.

Mendukung wacana dari Pemkab Indramayu, disini saya akan menyajikan beberapa review potensi wisata Indramayu. Sehingga kalian dapat memiliki referensi baru untuk liburan yang akan datang. Jadi simak baik-baik ya!

Sekilas Tentang Kabupaten Indramayu Kota Wisata

Kabupaten Indramayu berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten berada di Indramayu sekaligus sebagai pusat pemerintahannya. Batas di bagian utara Laut Jawa, batas bagian tenggara Kabupaten Cirebon, batas bagian selatan Kabupaten Majalengka serta Kabupaten Sumedang, dan batas bagian barat Kabupaten Subang. Kabupaten Indramayu menetapkan hari jadinya 7 Oktober 1527.

Kabupaten Indramayu memiliki 33 kecamatan, yang terbagi menjadi 315 desa serta kelurahan. Beberapa kecamatan yang cukup penting serta banyak telah dikenal antara lain Indramayu, Jatibarang, Haurgeulis, Karangampel, Patrol serta Terisi.

Pusat keramaian berada di kecamatan Jatibarang serta Haurgeulis. Hal ini,  disebabkan Jatibarang memiliki pusat Pasar serta dilalui Jalur tersibuk di jawa yaitu Pantura maupun jalur Kereta Api. Sedangkan Kecamatan Haurgeulis meski dilalui Jalur Kereta Api.

Temukan Lokasi Indramayu Kota Wisata melalui Google Maps

Bahasa Daerah Indramayu Kota Wisata

Meskipun Indramayu terdapat di Jawa Barat atau tanah Pasundan yang terkenal dengan budaya serta bahasa Sunda, namun mayoritas penduduknya menggunakan Bahasa Cirebon berdialek Indramayu (Basa Dermayon). Bagian selatan serta barat daya mayoritas menggunakan bahasa Sunda, karena sejarah dari kabupaten Indramayu pernah masuk wilayah kekuasaan Kerajaan Galuh serta Sumedang Larang. Hal ini, berpengaruh pada masyarakatnya menggunakan bahasa Sunda Khas Indramayu yaitu Sunda Parean.

Legenda atau Cerita Rakyat Indramayu Kota Wisata

Saat belajar sejarah kota indramayu terdapat banyak cerita rakyat atau legenda mengenai asal-usul indramayu diantaranya terdapat cerita pada buku “Babad Dermayu”, diceritakan pembuka kota Indramayu yaitu Raden Aria Wiralodra asalnya dari Bagelen, Jawa Tengah. Nama Indramayu diambil dari Nyi Ending yang memiliki wajah cantik (Ayu), sehingga di juluki “Darma Ayu” ataupun “Derma Ayu”. Saat ini kita lebih mengenalnya dengan Indramayu dengan buah unggulannya mangga harum serta manis.

Saat ini Kabupaten Indramayu semakin giat melakukan pengembangan berbagai potensi. Potensi wisata merupakan fokus utama Pemkab serta masyarakat untuk dikengembankan akhir-akhir ini. Semua saling bahu-membahu mewujudkan Indramayu kota wisata yang wajib diperhitungkan oleh para traveler.

Destinasi Unggulan Pendukung Indramayu Kota Wisata

Lokasi yang mendukung Indramayu Kota Wisata di Jawa Barat memiliki berbagai jenis destinasi, yaitu wisata alam, wisata agro, wisata rohani, wisata ziarah,  serta yang tidak boleh ketinggalan wisata kulinernya. Berbagai jenis destinasi wisata unggulan indramayu diantaranya sebagai berikut:

Destinasi Pertama Indramayu Kota Wisata, Pulau Biawak

Destinasi Wisata Pulau Biawak | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Wisata Pulau Biawak

Pulau biawak menjadi pulau Indramayu kota wisata pertama karena keunikannya. Memiliki luas 120 hektare letaknya kurang lebih 40 km arah utara dari pusat kota Indramayu, Jawa Barat. Jarak yang lumayan jauh serta akses menuju lokasi masih cukup sulit membuat destinasi ini belum ramai pengunjung. Waktu tempuh kurang lebih sekitar 3 sampai 4 jam melalui pelabuhan Karangsong memakai perahu motor kecil berkapasitas 10 sampai 13 orang.

Dalam perjalanan terhampar pemandangan alam dari bawah laut yang sangat asri begitu mempesona serta membuat kita betah menghabiskan waktu di pulau ini. Berbagai keindahan terumbu karang tersaji dengan sangat cantik dilengkapai kawanan ikan yang berenang membuat sensasi pemandangan tak terlupakan. Di tepi pantai pulau ini juga cocok sebagai lokasi snorkling, tepatnya pada sebelah kiri dari dermaga. Namun perlu anda harus memperhatikan sekeliling saat snorkling, karena biawak terkadang ikut berenang terutama saat sore hari untuk berburu makanan.

Jika di Indonesia timur terdapat pulau reptil yaitu komodo, di Indonesia barat juga terdapat pulau reptil yaitu Biawak (Varanus Salvator). Inilah yang menjadikan destinasi Pulau Biawak di Indramayu kota wisata sangat digemari. Jika diperhatikan, kedua jenis reptil ini sangat mirip hanya ukurannya saja yang jauh berbeda. Karena rata-rata ukuran panjang 20cm sampai 1,5m.

Para Biawak terusik kemudian akan berlari menuju ke hutan saat di dermaga riuh oleh wisatawan. Untuk memancing keluar Biawak bisa menggunakan ikan segar yang menjadi santapan favoritnya. Saat memancing keluar Biawak usahakan jangan ada suara gaduh dan gerakan mendadak, karena dapat mengagetkan serta membuat takut Biawak.

Di Pulau Biawak terdapat pasir putih, tanaman bakau atau mangrove yang jenisnya lumayan lengkap. Selain itu juga terdapat menara mercusuar berumur ratusan tahun. Mercusuar yang dibangun oleh ZN Willem tahun 1872 memiliki daya tarik tersendiri utamanya untuk wisatawan pecinta bangunan kuno.

Baca Juga : Pesona Indramayu Kota Wisata, Pulau Biawak VS Pulau Komodo

Destinasi Kedua Indramayu Kota Wisata, Mangrove Karang Song

Destinasi Hutan Mngrov Karang Song | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Hutan Mangrove Karang Song

Hutan Mangrove yang berada di area Pantai Karangsong adalah hutan mangrove terbesar di Kabupaten Indramayu. Difungsikan untuk melindungi keganasan ombak laut jawa yang terus mengikis daratan sepanjang bibir pantai. Kini juga difungsikan menjadi salah satu destinasi untuk mecapai wacana Indramayu Kota Wisata.

Saat menyusuri Hutan Mangrove di sepanjang jalan ke arah pantai Karangsong, akan terlihat berbagai aktivitas yang dilakukan oleh nelayan. Di sepanjang jalan Nelayan sering membuat perahu, menyulam jaring, serta ada sebagian yang melakukan pemrosesan untuk mengawetkan atau mengolah ikan.

Keberadaan dari Hutan Mangrove selain untuk pelestarian lingkungan, juga membantu mengangkat perekonomian warga yang berada di sekitar pantai Karangsong. Diantanya ialah jasa ojek perahu, dengan membayar sebesar Rp. 10.000 per orangnya dapat mengelilingi sekaligus menikmati keindahan hutan bakau pantai Karangsong Indramayu.

Destinasi Ketiga Indramayu Kota Wisata, Situ Bolang

Destinasi Situ Bolang | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Situ Bolang

Situ Bolang letaknya di desa Jatisura, kecamatan Cikedung, kurang lebih 20 Km dari pusat kota Indramayu. Aneka jenis destinasi tersedia di area wisata Situ Bolang diantaranya pemancingan, area perkemahan serta yang pasti rekreasi air. Nuansa asri pedesaan sangat terasa di sisni saat melihat sekeliling disuguhkan panorama persawahan, peternakan kambing serta pohon Mangga yang menjadi ikon indramayu juga tumbuh disekitar Situ Bolang.

Genangan air dari Situ Bolang terhampar seluas 6,25 hektare serta dapat menampung debit air hujan kurang lebih 425.000 m3. Fungsi utamanya sebagai sumber pengairan sawah (irigasi) masyarakat serta tempat budi daya ikan air tawar. Kawasan ini juga mulai dikembangkan sebagai desa wisata dengan konsep alam pedesaan yang dikelola oleh LPM desa Jatisura.

Destinasi Keempat Indramayu Kota Wisata, Pantai Tirtamaya

Destinasi Pantai Tirtamaya | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Pantai Tirtamaya

Pantai Tirtamaya menjadi salah satu dari potensi wisata yang telah dikelola dengan cukup serius. Sehingga pengunjung bisa berenang langsung maupun menggunakan ban yang tersedia di tepi pantai dengan nyaman. Jika ingin menikmati sepanjang tepi pantai namun malas berjalan, bisa menyewa perahu motor melalui pengelola pantai.

Daya tarik utama pantai Tirtamaya adalah saat menikmati indah matahari terbit (sunrise) atau saat terbenamnya matahari (suset). Apalagi ditemani dengan deburan ombak yang membuat kita semakin betah menghabiskan waktu di pantai ini.

Meskipun diperbolehkan untuk renang, namun di sekitar pantai tidak dianjurkan melakukan aktivitas diving ataupun snorkeling, sebab ombaknya terkadang cukup besar. Selain ombak saat bermain air Anda wajib waspada dengan binatang laut yang terkadang muncul seperti ubur-ubur, sebab kita mengenai bagian tubuh kita bisa gatal.

Destinasi Kelima Indramayu Kota Wisata, Pantai Glayem

Destinasi Pantai Glayem | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Pantai Glayem

Pantai Glayem berlokasi di desa dan kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Lokasinya kurang lebih 15 Km dari pusat kota Indramayu atau jika dari kota Cirebon kurang lebih 35 Km. Untuk menemukan pantai yang resmi mulai dibuka sekitar tahun 2004 ini, tidak begitu sulit. Sebab lokasinya kurang lebih 500 meter dari jalan yang menjadi jalur utama antara Cirebon dengan Indramayu.

Pengunjung Pantai Glayem sejak resmi dibuka tidak pernah sepi, bahkan bisa mencapai 1000an orang tiap minggunnya. Jumlah ini akan meningkat ketika musim liburan sekolah serta libur hari besar Lebaran atau Tahun Baru. Untuk memasuki kawasan pantai tiket masuk sangat murah, hanya 5000 rupiah tiap orangnya.

Beberapa fasilitas yang ditawarkan pengelola atau masyarakat sekitar Pantai Glayem diantaranya mengelilingi garis pantai menggunakan perahu bermotor berkapasitas 10 sampai 15 orang, dengan tarif 5000 rupiah per orang. Anda juga diperbolehkan berenang di sepanjang tepian pantai sebab ombaknya tidak begitu besar, sehingga tidak begitu berbahaya dan membuat para pengunjung nyaman saat berenang. Untuk pengunjung yang kurang pandai berenang ataupun anak-anak, tersedia jasa penyewaan ban bertarif antara 2000 – 5000 rupiah per jam.

Bagi pengunjung yang hobi kulineran terdapat sebuah rumah makan terkenal Perdut. Di Perdut tersaji berbagai olahan seafood terutama ikan bakar yang memiliki cita rasa sangat khas pantura, jadi jangan sampai melewatkannya. Selain itu, masih terdapat berbagai warung yang menyediakan menu makanan lain diantaranya bakso, mi ayam serta aneka macam camilan.

Destinasi Keenam Indramayu Kota Wisata, Kawasan Wisata Bojong Sari

Kawasan Wisata Bojong Sari | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Kawasan Wisata Bojong Sari | ilustrasi : triptrus.com

Kawasan Wisata Bojongsari letaknya di desa Bojongsari, Kabupaten Indramayu. Kurang lebih sekitar 2 Km jika berawal di pusat kota Indramayu. Luas area kawasan wisata ini sekitar 15 Ha yang terbagi menjadi dua area, yaitu daratan kurang lebih 9 Ha sedangkan permukaan air kurang lebih 6 Ha.

Fasilitas yang terdapat di kawasan wisata Bojongsari diantaranya : Water Park (Water Boom dilengkapi dengan kolam berarus, kolam untuk Anak, slide spiral serta slide race), sepeda air, perahu untuk wisata, olah raga mendayung, memancing, agro wisata buah Mangga, serta berbagai permainan untuk anak lainnya.

Destinasi Ketujuh Indramayu Kota Wisata, Taman Wisata Banjar

Destinasi Taman Wisata Banjar Indramayu | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Taman Wisata Banjar Indramayu

Taman Wisata Banjar letaknya di desa Bulak Kidul, kecamatan Jatibarang, kabupaten Indramayu. Tepatnya disamping jalan raya antara Jatibarang – Karangampel. Tempat ini di diami oleh kawanan kera yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat. Bahkan anehnya jumlah monyet selalu tetap 41 ekor, tak pernah berkurang maupun bertambah. Sehingga Pemkab melihat bahwa destinasi ini cocok untuk mendukung wacana Indramayu Kota Wisata dalam bidang wisata sejarah maupun ziarah.

Menurut cerita, 41 ekor monyet yang menjadi penghuni taman wisata Banjar merupakan prajurit yang dikutuk. Saat masa pemerintahan dari Sunan Gunung Jati, ada seorang patih namanya pangeran Surya Negara. Pada suatu hari, ia mendapatkan perintah dari Sultan Cakra Buana agar melihat serta sekaligus mengatasi bencana banjir yang terjadi di sekitar Kali Longga Trisna. Pangeran Surya Negara berangkat dengan didampingi oleh beberapa prajurit yang berasal dari kerajaan Gunung Jati.

Ketika sampai di Kali Longga Trisna, Pangeran Surya Negara mendapati betapa parahnya akibat yang ditimbulkan oleh bencana banjir. Melihat hal ini Pangeran Surya Negara membuat keputusan untuk membuatkan sebuah bendungan. Tetapi, ternyata jumlah dari pasukan yang berangkat bersamanya tidak sebanding dengan beratnya pekerjaan untuk membuat sebuah bendungan besar. Akhirnya, Pangeran Surya Negara memiliki inisiatif untuk meminta pertolongan dari kerajaan Karang Kendal, karena masih termasuk di dalam wilayah kekuasaan dari Sunan Gunung Jati.

Karang Kendal sepakat untuk mengirimkan bala bantuan menuju ke lokasi pembangunan bendungan yang berada di tepi dari Kali Logangga Trisna. Kerena menanti bala bantuan yang tak kunjung datang, Pangeran Surya Negara dengan pasukan yang ada memulai pekerjaan terlebih dahulu.

Saat pekerjaan sudah selesai bantuan yang sangat ditunggu-tunggu akhirnya datang. Tentunya Pangeran Surya Negara sangat marah. Namun, sebagai penghormatan kepada kerajaan Karang Kendal seluruh pasukan bala bantuan tetap diterima dengan sangat baik. Namun waktu itu bersamaan dengan tibanya Shalat Ashar, maka Pangeran menitipkan suatu bungkusan pada kepala rombongan prajurit serta berpesan supaya tak seorangpun boleh membuka isi dari bungkusan.

Namun, kepala prajurit dari kerajaan Kendal beserta anak buahnya tak mengindahkan pesan dari Pangeran Surya Negara. Rombongan tersebut tergoda untuk membuka isi dari bungkusan yang dititipkan. Ternyata isi dari bungkusan tersebut buah Kurma yang sangat segar. Maka, tanpa berpikir panjang mereka menghabiskan buah Kurma beramai-ramai. Ketika Pangeran Surya Negara mengetahui para prajurit tersebut sedang memakan isi bukusan yang Ia titipkan dan melanggar perintahnya, Sang Pangeran sangat marah kemudian mengutuk seluruh prajurit tadi menjadi kera. Sebab tingkah lakunya sangat mirip dengan seekor kera yang senang mencuri serta tidak perduli.

Seketika seluruh prajurit bala bantuan yang berasal dari kerajaan Karang Kendal, langsung berubah wujudnya menjadi kera dengan jumlah 41 ekor. Kemudian Pangeran Surya Negara memberikan nama Ki Buyut Banjar. Dari situ asal-usul 41 ekor kera yang saat ini dikeramatkan serta menghuni area pekuburan Banjar atau lebih dikenal dengan sebutan Taman Wisata Banjar.

Destinasi Kedelapan Indramayu Kota Wisata, Taman Cimanuk

Destinasi Taman Cimanuk | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Taman Cimanuk

Taman Cimanuk lokasinya berada di bantaran Sungai Cimanuk yang membelah serta muaranya di Kota Indramayu. Saat siang hari  di taman ini sangat cocok sebagai tempat jalan-jalan bersama teman, anak ataupun keluarga sekaligus mendukung wacana Pemkab menjadikan Indramayu Kota Wisata. Kita dapat menikmati suasana taman yang indah serta asri. Selain itu, Taman Cimanuk menjadi sungai yang sangat bersejarah untuk masyarakat Indramayu, sebab pernah menjadi pelabuhan besar serta ternama untuk Pulau Jawa.

Sebuah peninggalan yang sangat bersejarah yaitu penemuan sebuah tiang bendera yang sekarang diabadikan pada area taman Cimanuk. Penemuannya tidak begitu jauh dari lokasi Pendopo Kabupaten Indramayu, atau di seberang Masjid Agung Indramayu. Lebih tepatnya berada pada jalan Veteran, sekarang lebih dikenal menjadi Kota Tua Indramayu sebab memiliki begitu banyak bangunan yang bersejarah serta dijadikan cagar budaya Indramayu.

Taman Cimanuk sendiri lokasinya tepat di samping bawah sebuah jembatan bersejarah bernama Kreteg Gantung atau Kreteg Sorog, sekarang juga dikenal dengan nama Jembatan Cimanuk. Saat ini jembatan telah dilengkapi berbagai lampu warna-warni semakin mempercantik pemandangan terutama saat malam hari.

Taman ini juga sering menjadi lokasi ajang pentas seni, budaya serta pameran sejarah. Diantaranya pameran foto yang menampilkan sejarah Indramayu, pameran karya pelukis lokal, kesenian wayang dan lainnya. Berbagai jenis acara ditujukan untuk menarik minat warga serta wisatawan dari luar daerah berkunjung ke taman Cimanuk.

Destinasi Kesembilan Indramayu Kota Wisata, Kampung Wisata Sindang Ayu

Destinasi Kampung Wisata Sindang Ayu Indramayu | Indramayu Kota Wisata

Destinasi Kampung Wisata Sindang Ayu Indramayu

Kampung wisata Sindang Ayu lokasinya berada di jalan Sindang-Wawantara, kecamatan Sindang. Sejak peresmian pada tahun 2010, kampung wisata ini telah ramai dikunjungi berbagai wisatawan lokal maupun luar daerah indramayu. Konsep yang diusung kampung wisata Sindang Ayu unik serta berbeda.

Fasilitas serta sarana hiburan yang di sediakan akan membuat sangat nyaman untuk melepas penat. Berbagai  wahana permainan yang ada dapat kalian coba seperti wahana permainan air banana boat, perahu bebek, bola air, becak air, perahu kodok, speed boat sampai terapi ikan. Untuk outbond tersedia spidernet dan flying fox yang mempunyai ketinggian 15 meter serta panjang lintasannya kurang lebih 160 meter. Jika masih kurang, ada juga wahana atv, berkuda dan agro wisata ikan.

Bagi pecinta kuliner terdapat sebuah rumah makan dengan konsep rumah makan terapung. Rumah makan ini gaya duduk lesehan membuattnya semakin nyaman. Menu yang ditawarkan berbahan dari ikan segar, karena diambil langsung tambak budidaya petani ikan sekitar rawa. Jenis ikan yang ditawarkan diantaranya gurame, bandeng, nila merah, ikan mas dan masih banyak yang lain. Tidak hanya menu berbahan ikan, disini juga terdapat berbagai jajanan pasar, sayur asam, camilan kacang rebus, lalapan rebus, sampai olahan keong sawah. Tak perlu terlalu khawatir memikirkan harga makanan, sebab berbagai makanan disini meskipun berada di tempat wisata harganya masih terjangkau.

Sebenarnya masih banyak tempat yang menjadi destinasi pendukung Indramayu Kota Wisata, diantaranya Alun-alun pusat kota indramayu, Tugu Kijang atau biasa disebut Bunderan Kijang, Tugu Mangga, Masjid Agung hingga Kilang Minyak Balongan. Saking banyaknya lokasi yang menjadi destinasi wisata Indramayu, tidak mungkin saya ulas semua disini. Jadi tunggu ulasan selanjutnya.

Informasi lengkap mengenai obyek serta potensi wisata Indramayu  Kota Wisata yang terdapat di Kabupaten Indaramayu juga bisa diakses melalui website resmi Pemkab Indramayu http://www.indramayukab.go.id/.

#artikel_bersponsor @kontes SEO Indramayu Kota Wisata

referensi:

www.indramayukab.go.id

disparbud.jabarprov.go.id

author
Penulis: 
Seorang pendatang baru di dunia blogging, namun telah berpengalaman dalam jasa Review, Placements, Content Writer. I'm Blogger!
  1. Pesona Waduk Mini Kleco Girimulyo | OTIN1 tahun ago

    Indramayu Kota Wisata, Surga Baru Traveler merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan potensi wisata. Mirip dengan Pemkab Kulon Progo yang sedang gencar menggembangkan pariwisata barunya.

    Balas
  2. Menyelami Indahnya Cave Tubing Kalisuci Gunung Kidul | OTIN1 tahun ago

    Jika pecinta wisata air telah menikmati keseruan bermain air di waterboom Kawasan Wisata Bojong Sari kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta juga ada wisata air sekaligus tempat cave tubing di Kalisuci. Wajib di coba!

    Balas

Tinggalkan pesan "Indramayu Kota Wisata, Surga Baru Traveler"

*