Destinasi Wisata Puncak Suroloyo

7 comments 572 views
gardu pandang puncak suroloyo samigaluh yogyakarta

salah satu gardu pandang wisata puncak suroloyo samigaluh

Legenda Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo merupakan salah satu objek wisata di Kulon Progo, Yogjakarta yang terkenal akan kisah legendanya, yaitu Raden Mas Rangsang dengan gelar Sultan Agung Hanyokrokusumo yang dikisahkan pada kitab Cabolek dari Keraton Surakarta oleh pujangga bernama Ngabehi Yasadipura pada abad ke 18. Sultan Agung Hanyokrokusumo mendapat wangsit bila ingin menguasai pulau Jawa dengan adil dan bijaksana harus berjalan ke arah barat di Keraton Kotagede menuju pegunungan Menoreh dan melakukan tapa brata di salah satu perbukitan Menoreh ini. Namun, setelah menempuh perjalanan sejauh 40 km, Raden Mas Rangsang pun pingsan karena terlalu lelah. Dalam pingsannya, Raden Mas Rangsang bermimpi supaya Ia melakukan tapa brata di puncak menoreh yang kini lebih dikenal dengan nama puncak Suroloyo dan kemudian bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Kisah legenda pada Puncak Suroloyo ini mempunyai kemiripan dengan kisah gunung Tidar yang diyakini berdasarkan pada garis imaginer pulau Jawa. Yakni apabila Gunung Tidar sebagai pakuning tanah Jawa, maka bukit Suroloyo sebagai titik tengah pulau Jawa.  Jika ditarik garis lurus dari arah selatan ke utara dan juga barat ke timur, maka bukit Suroloyo menjadi titik temunya. Ada pula yang mengaitkan kisah semar dengan puncak Suroloyo berhubung di puncak Suroloyo ini terdapat ornamen semar badranaya dan juga merupakan tempat bersemayam para dewa. Dengan mengaitkannya akan dua hal ini, maka puncak Suroloyo juga diyakini sebagai kahyangan dimana salah satu dewa yang ngejawantah yaitu Kyai Semar. Pada malam hari pun terdengar suara alunan gamelan yang entah darimana asalnya. Puncak Suroloyo yang dikenal dengan mitos tentang tempat kahyangan sebagai perkumpulan para dewa ini diperkuat dengan adanya patung Buddha Baratha Guru yang tak lain adalah Dewa Shiwa yang sedang berdiri di atas lembu sembari menikmati suasana pemandangan.

Panorama Puncak Suroloyo

Perbukitan yang sekarang lebih dikenal dengan nama Puncak Suroloyo dengan ketinggian kurang lebih 2000 meter dpl membentang sepanjang propinsi DIY dan Jawa Tengah. Dari atas lokasi gardu pandang Suroloyo para wisatawan bisa melihat langsung keindahan akan kota Yogyakarta langsung dari atas awan dan panorama Candi Borobudur dengan siluet patung Buddha timur yang terletak di kota Magelang, Jawa Tengah. Di puncak Suroloyo terdapat tiga gardu pandang yang biasa disebut Suroloyo, Sariloyo, dan Kaendran atau pada umumnya disebut tempat pertapaan. Tiap gardu pandang dikelilingi oleh jurang yang curam sehingga perlu ekstra hati-hati ketika melewatinya dan butuh tenaga yang fit karena tangga yang diperlukan untuk mencapai tiap-tiap gardu pandang juga lumayan tinggi. Namun, kini gardu pandang tersebut lebih sering digunakan untuk menikmati keindahan matahari terbit tepatnya pukul 10.00 WIB karena pukul sepuluh pagi hari adalah waktu yang paling tepat sebagai sarana menikmati pemandangan di Puncak Suroloyo yang sedang cerah-cerahnya. Apabila di kala pagi hari, kabut tebal turut serta mewarnai pemandangan di puncak tertinggi penunungan Menoreh ini. Hawa dingin akan terkalahkan dengan panorama yang begitu menakjubkan dan hawa segar menyejukkan daerah pergunungan yang masih terasa khasnya. Bunga-bunga liar di sepanjang jalan akan semakin memanjakan mata dan menambah rasa syukur akan keindahan ciptaanNya. Tak heran banyak wisatawan yang mengunjungi tempat wisata Suroloyo di pagi hari supaya bisa menikmati keindahan matahari terbit dari puncak tertinggi perbukitan menorah ini.

menikmati sunrise atau matahari terbit di puncak suroloyo

menikmati sunrise di puncak suroloyo

Tidak jauh dari Puncak Suroloyo, dari gardu pandang akan terlihat gunung Sumbing dan gunung Sindoro yang berhimpitan dengan kawasan pernukitan hutan lindung yang menghijau berhubung puncak Suroloyo sendiri merupakan satu titik temu antara empat gunung yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro dan Sumbing.  Masih dilihat dari area gardu pandang, kira-kira 200 meter dari puncak Suroloyo akan ditemukan sebidang tanah yang sering disebut Tegal Kepanasan, yaitu tugu setinggi satu meter sebagai pembatas wilayah DIY dan Jateng. Kemudian, bila menengok sebelah barat daya kurang lebih 250 meter, dari atas Suroloyo, ada pertapaan Kaendran dimana wilayah Kulon Progo sampai pantai selatan dapat dilihat dari sini. Salah satu pantai selatan yang terlihat samar-samar yaitu pantai Glagah yang terlihat berwarna biru keabu-abuan. Bentangan pesisir Samudera Hindia pun masih bisa terlihat. Berjarak 300 meter dari puncak Suroloyo, terdapat upacara “jamasan” pusaka Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Manggolo Dewo di sendang Kawidodaren pada tanggal 1 sura (1 Muharram) oleh para pengunjung dan penduduk sekitar. Kedua pusaka tersebut dititipkan Mbah Hadi Wiharjo, seorang sesepuh di dusun Keceme selama masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Alternatif wisata : pesona waduk mini kleco girimulyo

Rute Menuju Lokasi Puncak Suroloyo

Untuk menuju puncak yang didambakan para wisatawan ini, dapat ditempuh melalui dua jalur diantaranya, melalui Jalan Godean – Nanggulan – Kalibawang – Samigaluh dan rute lainnya yaitu melalui Jalan Magelang – Pasar Muntilan – Kalibawang – Samigaluh. Karena jalannya yang berkelak-kelok, naik-turun, tanjakan yang tajam dan turunan yang curam, maka bagi pengendara motor maupun mobil pribadi dihimbau agar sangat berhati-hati. Khusus bagi para pengendara mobil agar meningkatkan konsentrasinya selama mengemudikan kendaraannya mengingat lebar jalan yang hanya tiga meter. Setelah selesai melewati rute perjalanan yang terjal, para wisatawan harus menaiki tangga sebanyak 290 tangga untuk mencapai puncak Suroloyo. Rute yang panjang dan cukup mendebarkan terseubut akan terbayarkan oleh panorama indahnya pemandangan puncak Suroloyo.

Biaya Tiket Masuk Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo atau lebih dikenal dengan negeri di atas awan yang terletak di dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini hanya memerlukan tiket seharga dua ribu rupiah per orang untuk bisa menikmati keindahan alamnya. Perlu menambah lima ribu rupiah untuk bisa menggunakan jasa ojek rute dari pertigaan Bendo sampai atas bukit Suroloyo selama perjalanan pulang pergi. Di sepanjang jalan juga terdapat warung-warung kecil yang menyediakan makanan juga minuman ala kadarnya.

Masyarakat kini lebih mengenal puncak Suroloyo sebagai tempat perkumpulan para dewa yang bisa sekaligus dimanfaatkan untuk tempat wisata yang menjanjikan. Pagi hari, siang hari, bahkan sore hari menjelang malam hari, semuanya menjadi pilihan yang tepat dalam mengunjungi tempat wisata ini. Ketika pagi hari, bukit Suroloyo akan menghadirkan panorama sunrise yang memikat dan memanjakan sepasang mata para wisatawan. Ketika siang hari, pemandangan dari atas bukit Suroloyo akan semakin jelas terlihat seperti stupa Candi Borobudur yang ada di Magelang, bentangan Samudera Hindia yang terlihat walaupun samar-samar, himiptan antara gunung sumbing dan sindoro dan masih banyak lagi. Ketika senja, panorama sunset yang disuguhkan tak kalah menariknya dengan sunrise. Meskipun jalan menuju kesana tidaklah mudah, akan tetapi semua akan terbayarkan dengan pesona surga dunia yang ada. Ucapan syukur serta merta akan keluar dari mulut kita mengingat keindahan ciptaanNya. Beragam cerita mitos atau legenda tentang puncak tertinggi menoreh ini akan dibuktikan dengan sendirinya oleh para wisatawan sesampainya disini.

author
Penulis: 
Seorang pendatang baru di dunia blogging, namun telah berpengalaman dalam jasa Review, Placements, Content Writer. I'm Blogger!
  1. author

    Ahmad Iqbal2 tahun ago

    Indahnya surga alam indonesia

    Balas
    • author
      Penulis

      admin2 tahun ago

      Ayo kunjungi tempat-tempat wisata Indonesia…

      Balas
  2. author

    SimBale - Download Software Gratis2 tahun ago

    tempatnya bagus ga jauh2 amat sih dari semarang toh, bisa jadi referensi wisata nih thx infonya 😀

    Balas
    • author
      Penulis

      admin2 tahun ago

      silahkan berkunjung gan, dan nikmati keindahannya

      Balas
  3. author

    Kang Nurul Iman2 tahun ago

    Waw keren juga ya wisata puncak suroloyo jadi pengen coba berkunjung nih.

    Balas
    • author
      Penulis

      admin2 tahun ago

      silahkan gan ramai-ramai berkunjung ajak teman atau keluarga sekalian 🙂

      Balas
  4. Free Piano1 tahun ago

    Free Piano

    Hello 🙂 I just want to tell you that I am all new to blogging and certainly savored your web page. Very likely I’m want to bookmark your blog post . You definitely come with terrific articles and reviews. Thanks a bunch for sharing your web site.

    Balas

Tinggalkan pesan "Destinasi Wisata Puncak Suroloyo"

*