Cara Memilih Desain Template Blog yang Baik

1 komentar 502 views
Cara Memilih Desain Template Blog yang Baik

Cara Memilih Desain Template Blog

Otin – Semakin lama semakin banyak template blog yang tersedia, dengan desain yang beragam dan bagus-bagus. Sempurna sudah untuk membuat pemilik blog bingung bagaimana cara memilih desain template blog yang baik. Banyaknya desain template yang bagus, keren, unik, SEO friendly, dan lain sebagainya yang baik-baik tidak jarang justru membuat blogger salah pilih. Tidak sedikit blog dengan desain template yang menawan tetapi sepi pengunjung.

Pada dasarnya adalah hak blogger sepenuhnya dalam memilih desain template untuk blognya. Pemilihan desain tersebut tentu menyesuaikan dengan selera pemiliknya. Sebenarnya bukan masalah mau seperti apa desain template yang dipilih, dengan corak atau warna seperti apapun, yang penting bisa membuat postingan atau tulisan Anda muncul di halaman web browser. Tidak lucu bukan kalau ‘fisik’ dari blog yang mempesona justru membuat blog tidak memiliki pengunjung, isi dari blog justru tidak dibaca karena tidak sesuai dengan ketentuan search engine dan juga tidak visitor friendly. Jadi, hendaknya dalam memilih desain template bukan sekadar bagus saja, karena tampilan yang bagus belum tentu baik untuk blog.

Terdapat dua jenis template, yakni template yang premium (berbayar) dan yang gratis. Baik yang berbayar maupun yang gratis tetap harus memerhatikan beberapa hal dalam pemilihan desain template yang baik.

Cara Memilih Desain Template Blog yang Baik :

  1. Cara Memilih Desain Template Blog Fast Loading

Tampilan yang cepat dan ringan mutlak dibutuhkan agar blog lebih disukai mesin pencari dan tidak membuat pengunjung jemu menunggu. Loading yang lebih dari empat detik menurut Google akan ditinggalkan oleh pengunjung. Jadi, hindarilah desain template yang terlalu rumit sehingga terlalu berat dan bisa membuat loading menjadi lebih lama.

Untuk mengetahui desain template pilihan Anda memiliki tampilan yang ringan dan cepat atau tidak, Anda bisa melakukan pengujian melalui testing tool pada blog demonya. Anda bisa menggunakan GT Metrix untuk melihat kecepatan loading template blog. Standar minimalnya mendapat skor B (80%). Jika ternyata hasil tesnya menunjukkan hasil skor di bawah 80%, maka gantilah dengan template lainnya yang tampilannya lebih cepat.

  1. Cara Memilih Desain Template Blog Responsif

Responsif di sini maksudnya adalah template bisa menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan untuk membuka blog. Tidak hanya cocok saat pengunjung membuka blog melalui laptop, tetapi juga tampilannya akan cocok dengan perangkat lainnya misalnya mobile, tablet, dan lain sebagainya. Pengunjung tidak perlu memperbesar tampilan blog agar terlihat lebih jelas, karena ukuran template yang digunakan secara otomatis menyesuaikan dengan ukuran perangkat. Manfaat template responsif sangat besar, karena Google akan mengacu pada sistem MobileGeddon, yaitu blog yang mendukung mobile friendly atau ramah untuk penggunaan pada ponsel.

Untuk mengetahui apakah template yang dipilih sudah responsif atau belum Anda bisa melakukan pengujian melalui situs cek desain. Caranya masukkan alamat URL blog ke halaman ami.responsivedesign.is atau troy.labs.daum.net lalu tekan enter. Alternatif lain Anda dapat mengujinya di Am I Responsive Design untuk mengetahui apakah sudah mobile friendly atau belum. Jika memang hasil pengujian menunjukkan bahwa template yang Anda pilih tidak responsif, maka segeralah untuk menggantinya dengan yang lebih responsif.

  1. Cara Memilih Desain Template Blog SEO Friendly

Desain template yang dipilih harus dipastikan SEO friendly jika Anda ingin memiliki banyak pengunjung blog. Template yang tidak SEO friendly akan membuat blog menjadi sepi pengunung, karena blog tidak direkomendasikan kepada pencari informasi di internet.

Untuk mengetahui template yang Anda pilih sudah SEO friendly atau belum, silakan Anda cek melalui CHKME. Laman tersebt cukup akurat dalam membantu Anda untuk menyelesaikan masalah desain template. CHKME akan memberi tahu Anda hasil dari pengetesan dan pengujian template yang dipilih. Selain itu, juga disertai dengan saran perbaikan yang mungkin bisa membuat template tersebut menjadi lebih SEO friendly. Jika setelah Anda memperbaiki template tersebut dan ternyata hasilnya sama saja alias belum memenuhi standar nilai, yakni 80, maka tinggalkanlah template tersebut dan gantilah dengan template lain yang lebih ramah dengan mesin pencari.

  1. Cara Memilih Desain Template Blog Simple dan User Friendly

Template yang sederhana dan bersih, tidak berlebihan desainnya, akan membuat semua mata terpikat. Baik mata pengunjung maupun mata mesin pencari. Ya, desain template yang simpel dan terkesan rapi akan membuat mata pengunjung nyaman saat menjelajahi blog Anda. Semakin lama pengunjung bertamu, akan semakin baik untuk kemajuan peringkat blog Anda. Begitu juga dengan penilaian Google, mesin pencari yang menjadi favorit pengguna internet itu lebih menyukai blog dengan desain template yang minimalis, bersih, dan tidak acak-acakan. Semakin baik citra blog Anda di mata mesin pencari, semakin besar kemungkinan blog Anda untuk direkomendasikan kepada pengguna internet saat kata kunci terkait dicari. Dengan begitu, semakin besar pula kemungkinan blog Anda bertambah pengunjungnya. Jadi, hindarilah template yang terlalu ramai sebagus apapun desainnya.

  1. Cara Memilih Desain Template Blog dengan Struktur Data Tidak Bermasalah

Anda wajib memerhatikan struktur template yang akan digunakan, apakah sudah sesuai dengan ketentuan search engine atau belum. Desain template yang sesuai akan membuat blog lebih cepat dan udah terindeks oleh mesin pencari.

Untuk mengetahui apakah struktur data template yang dipilih sudah sesuai atau belum dengan kaidah yang ditentukan oleh mesin pencari, Anda bisa mengujinya melalui Webmaster Structured Data Testing Tools atau di laman developers.google.com/structured-data/testing-tool/. Jika hasilnya menunjukkan bahwa template yang dipilih kurang baik atau terdapat masalah pada struktur datanya, silakan segera Anda perbaiki secepatnya. Namun, seandainya hasilnya masih sama alias tidak bisa diperbaiki, gantilah dengan template lain yang struktur datanya tidak bermasalah.

Banyak kasus yang terjadi terkait dengan sepinya pengunjung blog mengakibatkan alexa rank sangat tinggi. Meskipun berbagai cara sudah dilakukan, pengunjung blog tidak kunjung meningkat. Bisa jadi template blog Anda perlu diperbaiki. Lakukanlah pengujian di atas sebelum memilih template untuk blog Anda. Jangan sampai template digonta-ganti dan hasilnya masih sama. Pengujian di atas perlu dilakukan agar Anda tidak keliru dalam memilih desain template, yang bisa mengancam eksistensi dan masa depan blog Anda.

Mengikuti perkembangan tren desain template terbaru tentu bukan masalah. Justru baik agar blog tampak lebih segar dengan adanya perubahan template. Namun, jika Anda melihat desain template yang menawan, jangan langsung tergiur untuk memakainya. Pastikan bahwa desain yang menawan tersebut baik untuk blog Anda. Jangan sampai desain tersebut justru membuat pamor blog Anda menurun di mata mesin pencari. Bukankah mencegah lebih baik dan lebih mudah daripada mengatasi? Memilih desain template yang tepat lebih mudah daripada harus memperbaiki berbagai masalah yang dibawa desain template yang salah.

Demikianlah informasi terkait tips dalam Cara Memilih Desain Template Blog yang Baik untuk blog Anda. Semoga dengan membaca informasi ini akan menambah wawasan Anda tentang dunia blog. Dan yang paling utama adalah membuat Anda lebih berhati-hati dalam memilih desain template blog. Selamat berkarya dan berkreasi!

author
Penulis: 

Seorang pendatang baru di dunia blogging, namun telah berpengalaman dalam jasa Review, Placements, Content Writer.
I’m Blogger!

  1. Memilih Judul Artikel Blog Terbaik Untuk SEO Friendly | OTIN2 tahun ago

    Jika template sudah bagus, tentunya harus dibarengi dengan Memilih Judul Artikel Blog Terbaik Untuk SEO Friendly.

    Balas

Tinggalkan pesan "Cara Memilih Desain Template Blog yang Baik"

*